Membuat Netbeans Terlihat Menyatu Dengan Ubuntu Unity

Netbeans adalah IDE favorit saya untuk pengembangan aplikasi. Saya sendiri sudah menggunakan Netbeans sudah cukup lama,sekitar 3 tahun. Sekarang versi Netbeans terbaru adalah sudah mencapai versi 7.2. Saya sendiri menggunakan Netbeans untuk pengembangan aplikasi web dengan bahasa pemrograman PHP.

Netbeans bersifat multiplatform,jadi bisa berjalan di Windows,Linux,dan OSX. Nah,kebetulan saya menggunakan Netbeans di Ubuntu 12.04. Ubuntu sendiri menggunakan lingkungan desktop sendiri yang bernama Unity,menggantikan Gnome yang sudah lama digunakan. Di Unity,menu aplikasi semua berada taskbar atas,mirip dengan di OSX. Model menu seperti ini disebut global menu. Netbeans sendiri merupakan aplikasi java,sehingga menu nya belum terintegrasi dengan global menu unity. Supaya menu di netbeans terintegrasi dengan global menu unity,berikut langkah-langkah nya :

  1. Buka Netbeans,masuk menu tool-plugin. Di tab setting,klik tombol add. Isikan name dengan Jaya Ayatana,url dengan http://java-swing-ayatana.googlecode.com/files/netbeans-catalog.xml


  2. Di tab available plugin,cari kemudian instal plugin java ayatana. Setelah selesai,tutup netbeans.
  3. Tambahkan opsi berikut di file [netbeans_folder]/etc/netbeans.conf : -J-Dswing.aatext=true -J-Dawt.useSystemAAFontSettings=lcd
    Screenshot from 2013-06-04 12:31:54
  4. Buka kembali netbeans. Menu nya sekarang sudah terintergrasi dengan global menu unity

Sekian tutorial dari saya,semoga bermanfaat. Selamat coding!

Referensi :

  1. http://alvonsius.tumblr.com/post/50819847481/to-make-netbeans-more-blended-to-ubuntus-unity
  2. http://plugins.netbeans.org/plugin/41822

Ubuntu Raring Release Party Jogja

Ubuntu Raring Ringtail

Ubuntu Raring Ringtail

Salah satu distri Linux terkenal,Ubuntu,baru saja merilis versi terbarunya April kemarin dengan nama Ubuntu 13.04 Raring Ringtail. Saya lupa tepatnya tanggal berapa rilis. Sesuai jadwal rilis,Ubuntu memang dirilis tiap 2 tahun sekali,yaitu bulan April dan Oktober tiap tahunnya. Jadi,besok bulan Oktober 2013,Ubuntu akan rilis versi terbaru lagi dengan nama Ubuntu 13.10 Salamander Saucy.

Nah,setiap rilis Ubuntu terbaru,pasti selalu ada Release Party. Release Party disini adalah acara untuk merayakan rilis terbaru Ubuntu. Biasanya tiap komunitas Ubuntu di negara/daerah masing-masing megadakan Ubuntu Release Party. Nah,di Jogja sendiri Sabtu 4 Mei kemarin baru saja diadakan Ubuntu Raring Release Party. Acara ini diselenggarakan oleh Komunitas Ubuntu Subloco Jogja dan KSL UPN. Saya pun berkesempatan untuk menghadiri acara tersebut.

Acara Raring Release Party (RRP) kali ini diadakan di Ruang Seminar Fisip Gedung Agus Salim Lt.3 Kampus II UPN “Veteran” Yogyakarta Jln. Babarsari No.2. Tema acaranya adalah Teknologi Mesh Network dengan narasumber I Gede Bagus Kosha dan Pak Onno W Purbo. Sedangkan moderatornya dalah Mas Dedi Haryadi.

Narasumber pertama,I Gede Bagus Kosha,memberikan materi tentang pengenalan Ubuntu 13.04 dan kemanan di aplikasi web di sisi server. Mas Kosha menjelaskan tentang OWASP,sebuah organisasi nonprofit yang konsen dalam masalah keamana di aplikasi web. Di OWASP banyak dijelaskan teknik,cara,untuk mengamankan aplikasi web,dari sis server mapun aplikasi web. Selain OWASP,Mas Kosha juga menjelaskan tentang nginx dan naxsi untuk mengaman aplikasi web di sisi server. Mas Kosha bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi nasional dan di bertugas yang mengurusi beberapa server disana,jadi beliau cukup paham mengenai keamanan di sisi server untuk aplikasi web.

Pembiacara selanjutnya adalah Pak Onno W Purbo. Bagi yang berkecimpung di dunia IT cukup lama,mesti tidak asing dengan beliau. Pak Onno memberikan materi tentang Teknologi Mesh Network.  Materi yang diberikan Pak Onno memang agak teknis,mulai dari pengenalan,kemudian instalasi hardware dan software,kemudian praktik. Praktik disini adalah instalasi OLSR dan OpenWRT,beserta konfigurasinya.

Pak Onno W Purbo

Pak Onno W Purbo

Di sela-sela acara,ada juga doorprize untuk penanya. Banyak doorprize diacara RRP kali ini,karena sponsornya juga banyak. Bahkan Pak Onno pun juga memberikan doorprize berupa sebuah buku versi cetak dari wndw.net. Ada kejadian lucu diseminar kali ini. Ada tiga orang peserta seminar yang maju kedepan untuk memperebutkan hadiah dari Mas Dedi selaku moderator. Ketiga peserta tersebut harus memperlakukan gaya Arya Wiguna marah-marah terhadap Eyang Subur. Lucunya adalah gaya marah mereka dan mereka bertiga memakai topeng,sehingga terksesan lucu 😀

Peserta Rebutan Hadiah :D

Peserta Rebutan Hadiah 😀

Secara keseluruhan,seminar kali ini terselenggara dengan baik. Walaupun materi yang disampaikan Pak Onnno terlalu teknis,tapi dengan cara pembawaan Pak Onno yang lepas,sesekali sambil bercanda,membuat hal teknis yang disampaikan tidak terlalu membosankan. Sampai berjumpa lagi di Ubuntu Release Party berikutnya,salam Open Source!

Foto Bareng Pak Onno

Foto Bareng Pak Onno